PRINTER ( PIRANTI KELUARAN )
2.1
Sejarah Perkembangan Printer
Teknik
percetakan pertama kali ditemukan oleh orang-orang Cina pada abad ke-14,
mungkin ketika itu tidak terbayangkan kalau perkembangan teknik percetakan
dewasa ini akan maju sangat pesat melebihi bayangan yang ada pertama kali
ketika menemukan percetakan itu sendiri. Inovasi orang-orang Cina telah
berhasil menciptakan tinta dan block printing yang berpengaruh besar terhadap
tradisi tulisan. Tetapi perkembangan teknik cetak di Cina tidak sehebat dengan
perkembangan yang terjadi di Eropa. Hal ini terjadi disebabkan alfabet Cina
memiliki ribuan ideogram spesifik, yang sangat sukar jika diterapkan di mesin
ketik. Akibatnya, hampir tidak ada perubahan yang berarti dalam hal efisiensi
produksi di Cina sebagaimana yang terjadi di Eropa.
Di
awal tahun 1950-an, terjadi perkembangan budaya yang sangat pesat di Eropa yang
menimbulkan kebutuhan akan proses produksi dokumen tulisan yang cepat dan
murah. Johannes Guternberg, seorang tukang emas dan usahawan asal Jerman, yang
berhasil mengembangkan teknologi mesin cetak yang telah mengubah tehnik
mencetak secara revolusioner. Percetakan sendiri mungkin merupakan penemuan
yang paling penting pada millennium, walaupun dampak yang ditimbulkannya pada
perekonomian global tidak terlalu besar. Penemuan mesin cetak ini memungkinkan.
Akibat jadi buku pertama yang diproduksi secara massal.
2.2
Pengertian Printer
Printer
adalah alat yang menampilkan data dalam bentuk cetakan, baik berupa teks maupun
gambar/grafik, di atas kertas. Pencetak biasanya terbagi atas beberapa bagian,
picker (penggetil) sebagai alat mengambil kertas dari tray. Tray ialah tempat
menaruh kertas. Tinta atau toner adalah alat pencetak sesungguhnya, karena ada
sesuatu yang disebut tinta atau toner yang digunakan untuk menulis / mencetak
pada kertas. Perbedaan toner dan tinta ialah perbedaan sistem; toner atau laser
butuh pemanasan, sedangkan tinta atau inkjet tak butuh pemanasan,hanya
pembersihan atau cleaning pada print-head printer tersebut.
Ada
pula kabel fleksibel untuk mengirim sinyal dari prosesor printer ke tinta atau
toner. Kabel ini tipis dan fleksibel, namun kuat. Pada bagian belakang printer
biasanya ada port paralel atau USB untuk menghubungkan ke komputer.
2.3 Fungsi Printer
Printer
adalah salah satu hardware (perangkat keras) yang terhubung ke komputer dan
mempunyai fungsi untuk mencetak tulisan, gambar dan tampilan lainnya dari
komputer ke media kertas atau sejenis. Istilah yang dikenal pada resolusi
printer disebut dpi (dot per inch). Maksudnya adalah banyaknya jumlah titik
dalam luas area 1 inci. Semakin tinggi resolusinya maka akan semakin bagus
cetakan yang dihasilkan. Sebaliknya, jika resolusinya rendah maka hasil cetakan
akan buruk / tidak bagus.
2.4 Jenis-jenis Printer
Printer
dapat digolongkan ke dalam beberapa macam golongan. Dipandang dari alat-alat
mekanik yang dipergunakan, Printer dapat digolongkan ke dalam Impact Printer
dan Nonimpact Printer.
2.4.1
Impact Printer
Printer ini sering juga disebut hammer,
karena pencetakan dilakukan dengan memukulkan sekelompok pin (jarum) ke pita
tinta. Letak pin-pin ini sangat berdekatan sehingga membuat tampilan huruf
relatif tidak terputus. Jumlah pin yang ada sekitar 9 hingga 24 pin. Semakin
banyak jumlah pin, maka hasil cetakan akan lebih halus, sekalipun tak sehalus
hasil cetakan kalau menggunakan printer ink-jet ataupun laser. Selain itu,
priter jenis ini seringkali berisik. Impact printer menggunakan pita karbon
yang ditekan, membentuk langsung suatu bentuk yang utuh atau sebagian-sebagian
kertas. Printer jenis ini
mempunyai beberapa tipe, yaitu dot
matrix printer dan full character printer (pencetak karakter penuh). Yang
termasuk full charakter printer adalah daisy whell printer, thimble printer,
chain printer, band printer dan drum printer.
2.4.1.1 Dot Matrix Printer
Sebuah dot matrix printer atau printer
dampak matriks adalah jenis printer komputer dengan kepala cetak yang berjalan
bolak-balik, atau dalam gerakan naik dan turun, pada halaman dan mencetak oleh
dampak, mencolok sebuah pita tinta kain direndam terhadap-kertas, seperti
mekanisme cetak pada mesin tik. Dampak printer membuat kebisingan ketika pin
atau jenis huruf menyerang pita ke kertas. Mereka hanya dapat mencetak grafis
resolusi rendah, dengan kinerja warna yang terbatas, kualitas yang terbatas,
dan kecepatan yang lebih rendah dibandingkan non-dampak printer.
2.4.1.2
Daisy Wheel Printer
Daisy wheel adalah piringan yang terbuat
dari plastik atau logam dimana pada setiap ujung dari piringan ini terdapat
karakter-karakter. Untuk mencetak karakter, printer memutar piringan sampai
huruf yang diinginkan berhadapan tepat dengan kertas. Tipe dari printer yang
menghasilkan huruf yang kualitasnya cukup baik. Cara kerja printer ini sama
seperti mesin tik, relatip sangat lambat serta tidak lebih cepat dari mesin
ketik listrik. Walaupun begitu, kualitas huruf yang ditampilkan sangatlah
bagus. Dan palu langsung menghantam piringan , memaksa karakter untuk menekan
tinta, dan meninggalkan bekas tinta di kertas.
Kelemahan
lainnya adalah, printer jenis ini tidak bisa digunakan untuk mencetak gambar
ataupun grafik. daisy wheel printer lebih lambat dibandingkan dengan dot matrix
printer. Kecepatan daisy wheel printer sekitar 55 cps (karakter per detik).
Jenis karakter dari printer ini bisa dirubah dengan cara mengganti daisy wheel.
2.4.1.3
Thimbal Printer
Thimbal printer juga merupakan letter
quality printer menggunakan elemen berbentuk thimble yang terdiri dari batangan
plastik yang diatur melingkar seperti daisy wheel tetapi batangan tersebut
dibengkokkan. Pola dari karakter ada di ujung batangan plastik tersebut.
Kelebihan punya kualitas cetak lebih baik. Kekurangan lebih lambat dibandingkan
dot matrix. Thimbal Printer ini menggunakan elemen berbentuk thimble yang
terdiri dari batangan plastik yang diatur.
2.4.1.4
Chain Printer
Chain printer menggunakan suatu rantai
yang berisi karakter-karakter untuk membuat hasil cetakannya. Rantai tersebut
akan berputar 8 secara horizontal dan setelah tepat pada posisi percetakan,
palu pemukul akan mengetuk pola karakter di rantai dan melalui karbon, bentuk
dari karakter akan tercetak di kertas. Chain printer mempunyai kecepatan yang
tinggi sampai 1000 baris per menit.
2.4.1.5
Band Printer
Band printer cara operasinya sama dengan
chain printer, tetapi menggunakan pita besi (steel band ) yang berisi kumpulan
pola karakter.
2.4.1.6
Drum Printer
Drum printer adalah printer yang
kumpulan karakternya diletakkan pada permukaan luar dari suatu drum metal.
Tiap-tiap posisi kolom pencetakan terdapat satu lingkaran kumpulan karakter d
drum. Proses pencetakan karakter dilakukan dengan memutar drum sampai pada
bentuk karakter yang diinginkan dan suatu palu pemukul akan mengetuk karakter
tersebut.
2.4.2 Nonimpact Printer
Kalau impact printer bekerjanya dengan
mengetuk bentuk dari karakter ke kertas, maka nonimpact printer bekerjanya
dengan cara menyemprot kertas dengan tinta. Kelemahan dari nonimpact printer
adalah tidak dapat membuat sekaligus beberapa rangkap hasil cetakan.
2.4.2.1
Inkjet Printer
Printer Ink – jet adalah printer yang
memberikan cetak dengan cara menyemprotkan titik – titik tinta yang bermuatan
listrik ke kertas cetakan. Printer ini dapat digunakan untuk menghasilkan
cetakan berwarna maupun cetakan hitam putih. Harga printer ini lebih murah
dibandingkan printer laser, namun kualitas dan kecepatan pencetakannya lebih
rendah bibanding printer laser. Printer ink – jet dapat digunakan untuk
mencetak pada kertas biasa atau pada plastik khusus yang digunakan untuk bahan
presentasi. Dibandingkan dengan printer impact, printer ink – jet tidak berisik
dengan kualitas cetakan lebih tinggi. Namun, biaya operasinya lebih tinggi.
Printer jenis ini tidak bisa mencetak secara rangkap pada saat bersamaan.
(Untuk jenis printer sebelumnya, bisa menggunakan karbon, sehingga beberapa
lembar kertas bisa dicetak secara bersama-sama). Printer ini juga memiliki
jenis yang berwarna ataupun tidak berwana.
2.4.2.2
Thermal Printer
Printer thermal merupakan pilihan
terbaik bagi kaluaran yang marupakan cetakan berwarna berkualitas tinggi.
Kertas yang digunakan untuk thermal printer adalah kertas khusus yang peka
terhadap panas.Untuk dapat menghasilkan cetakan berwarna, printer thermal
memerlukan kertas berlapis lilin atau paraffin, dan panas yang akan membakar
titik – titk pada kartas khusus tersebut. Untuk cetakan hitam putih, printer
thermal tak memerlukan kertas berlilin. Printer thermal merupakan printer yang
mahal, dan memerlukan kertas yang mahal, tetapi karena keindahan cetakannya,
tak mengherankan bila banyak yang dipergunakan untuk mencetak foto, cover CD,
dan membuat cetakan – cetakan yang diinginkan bercitra eksklusif. Thermal
Printer menggunakan kepala cetak yang berisi jarum-jarum besi yang masing-masing
di panasi secara terpisah .Jarum besi yang dipanasi , bila diletakkan dekat
dengan kertas yang peka panas tersebu, memyebabkan bentuk karakter akan
terbakar di kertas.
2.4.2.3
Thermal Transfer Printer
Thermal transfer printer merupakan
printer teknologi panas (Thermal) yang terbaru dan dapat mencetak dalam bentuk
warna-warna.printer ini menggunakan kepala cetak yang dipanasi dan satu karbon
yang mengandung partikel-partikel tinta yang diletakkan pada lilin.Jika lilin
meleleh, partikel timta akam lepas dan melekat di kertas.
2.4.2.4
Elektrostatic Printer
Electrostatic printer menggunakan kepala
cetak yang bersi jarum - jarum besi yang deberi aliran listrik. Cara kerja
electrostatic printer sama dengan thermal printer, kecuali keras yang digunakan
adalah kertas khusus yang di lapisi dengan alumunium oksida, Electrostatic
priter juga tidak dapat mencetak bentuk yang berwarna - warna.
2.4.2.5
Laser Printer
Printer Laser merupakan jenis printer
yang harganya relatif mahal, tetapi dapat memberikan hasil cetakn yang
terbagus. Printer yang dirancang untuk mainframe memiliki kecepatan sekitar 229
halaman per menit. Sedangkan printer untuk PC memiliki kecepatan sekitar 4
sampai dengan 25 halaman per menit. Laser printer membentuk karakter dalam
bentuk titik - titik yang sangat kecil dan rapat, sehingga menghasilkan
kualitas karakter yang baik. Beberapa Janis printer laser dikenal sebagai
printer Postscript. Postscript adalah bahasa printer yang dikembangkan oleh
Adobe Systems yang memungkinkan tulisan diskalakan ( dibuat lebih besar atau
lebih kecil ) atau bahkan diputar dan memungkinkan gambar dicetak pada printer
laser.
2.4.2.6 Serial Printer
Serial printer atau di sebut juga dengan
nama character printer karena cara mencetaknya adalah suatu karakter tiap saat
serial. Yang termasuk serial printer adalah dot matrix printer, thimble printer
inkjet printer, thermal printer, electrostatic printer dan thermal transfer
printer. Kecepatan dari serial printer biasanya diukur dengan satuan cps
(character perscond atau karacter perdetik ). Yang termasuk serial printer
adalah:
Ø dot matrix printer
Ø daisy wheel printer
Ø thimbal printer
Ø inkjet printer
Ø thermal printer
Ø electrostatic printer
Ø thermal transfer printer
2.4.2.7
Line Printer
Line printer bekerja dengan cara
mencetak satu baris sekaligus setiap saat. Yang termasuk jenis line printer
adalah chain printer, band printer dan drum printer. Kecepatan dari line priter
biasanya di ukur dengan satuan ipm (Line per minute). Yang termasuk jenis Line
printer adalah :
Ø chain
printer
Ø band
printer
Ø drum
printer.
Kecepatan
Line printer biasanya diukur dengan satuan lpm (lime per minutes).
2.4.2.8
Page Printer
Page Printer dapat mencetak satu halaman
tiap saat. Yang termasuk page printer adalah laser printer. Kecepatan dari page
printer juga biasanya diukur dengan satuan Ipm (line per minut) atau ppm (pages
per minute). Kecepatan dari page priter sangat tinggi bisa mencapai 20000 baris
dalam tiap menitnnya (20000 Ipm), yang berarti sekitar 333 baris tiap -
detiknya. Misalnya satu baris dianggap terdiri dari 80 kolom karakter, maka
20000 Ipm = 333 Ips = 26640 cps atau sekitar 88 kali lebih cepat dari kecepatan
dot matrix printer yang mempunyai kecepatan 3000 cps.
2.4.2.9
Intellgent Printer Controller
Intelleigent Printer Controller
merupakan alat yang dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer
dengan sebuah atau beberapa printer, sehingga sebuah printer dapat di
pergunakan bersama - sama secara otomatis atau dapat dipindahkan antara satu
printer dengan printer yang lain. Printer controller ini dikatakan intelligent
karena mempunyai CPU dan memori tesendiri yang akan mengukur penggunaan printer
bersama - sama. Memori di printer controller berfungsi sebagai buffer data yang
akan dikirimkan ke printer untuk dicetak.
2.5
Cara Instal Printer di Komputer
Cara
Instal Printer di komputer sangatlah gampang. Yang diperlukan tentunya
seperangkat komputer dan printer lengkap dengan cd driver kabel data dan kabel
power. Langkah-langkah menginstal printer di Windows:
-
Nyalakan komputer tunggu sampai proses booting selesai
-
Hubungkan kabel data printer dan komputer
-
Hubungkan kabel power printer
- Pastikan kabel terhubung dengan benar,
tak perlu takut keliru menghubungkan ujung kabel karena ujung kabel hanya bisa
masuk ke lubang tertentu yang sesuai.
- Masukkan cd driver printer, tunggu
sampai terbaca di layar komputer, biasanya akan langsung masuk ke halaman
penginstalan, klik tombol Instal, tunggu sampai selesai, nggak lama kok nggak
perlu ditingal-tinggal, ikuti saja petunjuknya.
- Setelah terinstal sempurna biasanya
disuruh restart komputer.
- Cd bisa dikeluarkan.
- Untuk mengecek apakah printer
benar-benar sudah terinstal, klik Start di pojok bawah layar> klik Control
Panel> klik Printers and Other hardware> klik Printers and Faxes, akan
tampak ikon sesuai nama jenis printer yang di instal.
- Cobalah untuk mencetak.
2.6
Cara Kerja Printer
Dari
masing-masing printer di atas memiliki cara kerja yaitu :
1.
Dot Matrix Printer
Printer Dot Matrix mencetak dengan cara
memukul-mukulkan sekelompok pin (jarum) pada kertas untuk menciptakan sebuah
karakter yang disebut dengan metode hammer (karena memukul-mukul seperti palu
sehingga menimbulkan kebisingan). Satu karakter biasanya terbuat dari 9 titik.
Tetapi, sekarang ini sudah dikembangkan sampai 24 titik sehingga hasil
cetakannya tidak terlalu buram lagi.
2.
Daisy Wheel Printer
Cara kerja printer ini sama seperti
mesin tik, relatip sangat lambat serta tidak lebih cepat dari mesin ketik
listrik. Walaupun begitu, kualitas huruf yang ditampilkan sangatlah bagus. Dan
palu langsung menghantam piringan , memaksa karakter untuk menekan tinta, dan
meninggalkan bekas tinta di kertas.
3.
Drum Printer
Proses pencetakan karakter dilakuakan
dengan memutar drum sampai pada bentuk yang diinginkan dan suatu palu pemukul
akan mengetuk karakter tersebut.
4.
Inkjet Printer
Printer Ink Jet mencetak dengan
menggunakan teknologi Dor On Demand, yaitu dengan cara menyemprotkan
titik-titik kecil tinta pada kertas melalui nozzle atau pipa yang sangat kecil.
Jenis printer ini penempatan dan pengisian tintanya bisa dimodifikasi dengan
teknik infus, yaitu dengan menambahkan tabung tinta khusus pada bagian luar
printer dan disambung dengan selang kecil untuk dihubungkan pada bagian
pencetak di mesin printer. Atau jika ingin menggunakan tinta refill yang dapat
digunakan untuk mengisi ulang cartridge printer pun bisa. Hanya dengan
menyuntikkan tinta warna ke dalam cartridge sesuai dengan warnanya dan masukkan
kembali ke dalam bagian pencetak warna dalam printer.
5.
Thermal Printer
Printer Thermal menggunakan pin yang
dipanaskan secara elektronis. Kemudian pin tersebut dilewatkan pada jenis media
yang peka terhadap panas, sehingga terbentuk gambar atau tulisan.
6.
Elektrostatic Printer
Cara kerja electrostatic printer sama
dengan thermal printer, kecuali keras yang digunakan adalah kertas khusus yang
di lapisi dengan alumunium oksida, Electrostatic priter juga tidak dapat
mencetak bentuk yang berwarna – warna.
7.
Laser Printer
Printer Laser Jet mencetak menggunakan
toner dan lampu pemanas, sama seperti mesin photo copy. Memiliki kecepatan yang
tinggi dalam mencetak sekitar 4 sampai 25 halaman per menit. Cara kerjanya sama
seperti mesin photo copy, yaitu member tegangan listrik pada kertas yang akan
menarik tinta untuk melekat pada kertas. Kemudian tinta dicairkan dengan
pemanasan dari lampu pemanasan.
Perbedaan
Printer Laser, Inkjet dan Thermal
Jenis
|
Keuntungan
|
Kelemahan
|
Kecepatan
|
Laser
|
a. Tak berisik
b. Kualitas bagus
c. Dapat mencetak teks dan gambar
d. Kecepatan tinggi
|
a. Harga mahal, terutama untuk warna
|
4-25 Halaman/menit
|
Inkjet
|
a. Tak berisik
b. Dapat mencetak teks dan grafik
c. Relatif lebih murah
d. Cepat
|
a. Relatif lebih lambat
b. Jumlah dot per inci lebih sedikit
|
1-4 Halaman/menit
|
Thermal
|
a. Tak berisik
b. Kualitas warna sangat tinggi
|
a. Kertas khusus
b. Pelan
|
4-5 Halaman/menit
|
2.7
Cara Merawat Printer
1. Gunakan printer sesering mungkin,
jangan sampai printer tidak digunkan sama sekali. Printer inkjet yang dibiarkan
lama akan menyebabkan tinta di head cartridge kering, sehingga akan menyumbat
proses pengeprint-an.
2. Manfaatkan Clean Head pada printer secara
berkala untuk tetap menjaga tinta keluar dengan lancar.
3. Jagalah kebersihan printer secara
teratur, jangan sampai ada benda asing yang masuk sehingga menyebabkan printer
macet dan tidak awet.
4. Matikan printer dengan tombol power,
agar posisi cartridge kembali ketempat semestinya. Maka dari itu jangan
membiasakan mematikan printer melalui stop kontak.
5. Pastikan kertas sesuai dengan
printer. Kondisi kertas harus sesuai tidak terlalu tipis atau terlalu tebal,
dan yang terpenting kertas tidak kusut agar printer tetap awet dan tahan lama.
6. Gunakan tinta refill yang
direkomendasikan agar hasil cetakan printer tetap berkwalitas
7. Segera isi ulang tinta jika sudah
menunjukkan tanda habis. Tinta yang kosong akan menyebabkan tersumbatnya head
cartridge.
8. Disarankan tidak membongkar casing
printer jika belum ahli, karena kesalahan sedikit akan menyebabkan kerusakan
9. Jangan menyentuh chip cartridge
dengan tangan, karena dapat mempengaruhi aliran listrik statis dan mengganggu
komponen tersebut.
2.8
Plotter
Alat
cetak yang mempunyai kemampuan mencetak grafik atau gambar dengan baik adalah
plotter. Kebanyakan plotter menggunakan pena (pen plotter) untuk membentuk
gambar yang dicetak, tetapi ada juga plotter yang menggunakan cara inkjet. Pen plotter
ada yang menggunakan drum (drum plotter) dan ada juga yang menggunakan meja
datar untuk landasan kertasnya (flat - bed plotter) atau meja gulung
(roller-bed plotter). Bila drum digunakan, kertas diletakkan diatas drum
tersebut yang kertas akan turut berputar naik dan turun sesuai dengan gambar
yang dihasilkan. Bila digunakan meja datar, kertas yang diletakkan di atas meja
tersebut tidak bergerak, tetap di tempatnya, sedang yang bergerak adalah suatu
tangan yang memegang pena yang mampu bergerak ke semua arah. Bila digunakan
meja gulung, maka kertas yang diletakkan di atas meja tersebut dapat bergerak
maju dan mundur.
2.9
Jenis-Jenis Plotter
Plotter
merupakan piranti keluaran yang dapat menghasilkan grafik atau gambar dengan
kualitas tinggi dan berwarna. Plotter seringkali digunakan untuk membuat peta,
gambar-gambar arsitektur, ataupun ilustrasi tiga dimensi yang biasanya
berukuran terlalu besar bagi printer.
2.9.1
Plotter Pena
Pada prinsipnya plotter pena memiliki
satu pena atau sejumlah pena berwarna-warni untuk menggambar pada kertas atau
plastik transparan. Plotter pena tidak membuat keluaran berbentuk pola
titik-titik, tetapi keluaran dalam bentuk garis kontinyu.
2.9.2
Plotter Elektrostatis
Pada plotter elektrostatis ini kertas
diletakkan pada tempat datar seperti meja, kemudian dibuat dengan prinsip kerja
seperti pada mensin foto kopi, yaitu dengan memberi tegangan listrik pada
kertas. Tegangan listrik tersebut yang akan menarik tinta untuk melekat pada
kertas. Tinta kemudian dicairkan dengan pemanasan. Kualitas jenis plotter ini
tidak sebagus plotter pena, tetapi kecepatannya lebih tinggi.
2.9.3
Plotter Thermal
Plotter thermal menggunakan pin yang
dipanasi secara elektronis. Kemudian pin tersebut dilewatkan pada jenis media
yang peka terhadap panas, sehingga terbentuk gambar. Plotter thermal dapat
digunakan untuk mencetak pada kertas maupun pada film buram.
2.9.4
Plotter Inkjet
Plotter ini memiliki cara kerja yang
sama halnya seperti inkjet printer, yaitu menyemprotkan tinta pada kertas. Alat
penyemprot tinta tersebut dinamakan head plotter. Head plotter dapat
menyemburkan tinta karena mendapat suplai dari ink cartridge tempat dari tinta
ditampung.
2.9.5
Plotter Pemotong
Plotter jenis ini memiliki keunggulan
daripada jenis plotter yang lain yaitu dapat sekaligus memotong bahan vinyl,
karet, gabus, kulit, dan lain-lain. Contoh pemanfaatannya yaitu pada industri
sepatu atau industri pakaian, untuk memotong pola atau bahan sekaligus.
2.9.6
Plotter Format Lebar
Plotter format lebar biasa digunakan
oleh perusahaan grafis, karena plotter jenis ini dapat membuat cetakan berwarna
dalam kertas yang sangat lebar. Teknologi yang digunakan ada yang menyerupai
printer ink-jet ataupun plotter thermal.
2.10
Fungsi Plotter
Fungsi
dari plotter tidak jauh berbeda dari pencetak printer, yaitu untuk menampilkan
data dari komputer ke dalam wujud fisik. Plotter adalah suatu alat pencetak
gambar vector dalam wujud suatu ‘plot’ grafik. Dengan berkembangnya kualitas
pencetak (printer), serta meningkatnya kemampuan prosesor dan memori komputer,
penggunaan plotter menurun secara drastis, digantikan oleh plotter versi baru
yang bisa dibilang hanya versi besar pencetak yang sudah ada seperti pencetak
inkjet atau toner-based. Tipe plotter yang utama digunakan adalah pen plotter.
Plotter kini digunakan pada gambar teknik serta aplikasi CAD, karena
kemampuannya bekerja pada ukuran kertas yang besar dengan tetap menjaga
resolusi yang tinggi. Dengan menggantikan penanya dengan cutter, plotter juga
bisa digunakan untuk menggunting pinggiran dengan akurat serta dapat membentuk
suatu pola.
2.11
Cara Kerja Plotter
Pen
plotter mencetak gambar dengan menggerakan suatu pena pada permukaan kertas.
Oleh karena itu, plotter hanya dapat menggambar garis ketimbang gambar raster seperti
pencetak biasa. Walau tidak bisa mewarnai satu blok warna langsung, plotter
dapat mengarsir beberapa garis yang berdekatan dengan satu-sama lain untuk
menghasilkan sesuatu yang serupa. Pen plotter memiliki kemampuan menggambar
line art atau teks yang kompleks, namun melakukannya dengan sangat lambat
karena gerakan penanya. Plotter generasi dini bekerja dengan meletakkan kertas
di atas sebuah roller yang menggerakkan kertas secara maju-mundur untuk gerakan
ke sumbu X, sementara pena bergerak di sumbu Y. Terdapat juga metode lain yang
menggunakan penaballpoint untuk menggambar pantograph dan menggerakkan mesin
dengan motor yang dikendalikan komputer; metode ini lebih lambat, dan
membutuhkan ruang lebih luas. Kemudian, ditambahkan jepitan elektronik untuk
menahan pena di tempatnya, sehingga pena bisa diganti dan plotter bisa
menghasilkan gambar berwarna.
2.12
Kelebihan dan Kekurangan Plotter
Adapun
yang menjadi kelebihan dari plotter adalah :
1.
Plotter dapat mencetak halaman kerja dengan skala yang besar.
2. Pemapatan dari head plotter lebih
teratur dan merapat sehingga hasil dari cetakan plotter lebih bagus dan tidak
mudah pecah.
3. Dalam plotter pena proses pengerjaan
atau dalam proses pencetaknya menggunakan teknik line per line hingga membentuk
daerah arsir yang merapat dan juga cetakan yang dihasilkan pastinya lebih
bagus.
4. Dalam plotter pemotong kelebihanya
dapat sekaligus mencetak pola seperti bahan vinyl, karet, gabus, kulit, dan lain-lain.
Contoh pemanfaatannya yaitu pada industri sepatu atau industri pakaian, untuk
memotong pola atau bahan sekaligus.
5. Memiliki port dan slot memory atau
media penyimpanan seperti memory micro yang langsung dapat diintegrasikan
dengan plotter tanpa melakukan kerja dikomputer. Dan sampai saat ini ada
plotter yang sudah memiliki LCD yang melekat pada bagian depan plotter sehingga
dapat memudahkan user untuk memilih objek yang akan dicetak tanpa menggunakan
kerja dari komputer.
Adapun
kelemahan dari plotter adalah :
1. Karena hasil cetakan plotter
rata-rata menghasilkan hasil yang memuaskan, otomatis waktu pengerjaan yang
dibutuhkan juga relatif lambat, terutama pada plotter pena yang dalam
pengerjaanya membuat arsiran-arsiran pada kertas format lebar secara merapat
hingga membentuk suatu karakter.
2. Untuk beberapa jenis plotter seperti
ploter thermal dan juga plotter pena cepat mengalami panas terutama pada pin
dan juga pena yang digunakan untuk mencetak pada plotter.
3. Sulit untuk mencetak format kertas
yang ukuranya lebih kecil dan juga hasilnya tidak memuaskan.
4. Mudah menghabiskan tinta pada ink jet
plotter karena mencetak dalam format ukuran yang lebar.
5. Spare part dan accesoriess yang
dimiliki oleh plotter memiliki harga yang cukup relatif mahal.
2.13
Perbedaan Plotter dengan Printer
Adapun
yang membedakan plotter dengan printer adalah menjurus pada alat dan juga
ukuran yang dapat dicetak pada kedua alat ini. Pada plotter, Pena
plotter mencetak dengan menggerakkan pena atau instrumen lainnya di seluruh
permukaan kertas yang lebar. Plotter pena dapat menggambar garis yang kompleks,
termasuk teks, tetapi pengerjaanya secara perlahan karena gerakan mekanis pena.
Mereka sering tidak mampu secara efisien menciptakan suatu daerah yang solid
warna, tetapi dapat menetas daerah dengan menggambar dengan garis-garis yang
teratur.
Sedangkan
Printer salah satu hardware (perangkat keras) yang terhubung kekomputer
dan mempunyai fungsi untuk mencetak tulisan, gambar dan tampilanlainnya dari
komputer ke media kertas atau sejenis. Istilah yang dikenal padaresolusi
printer disebut dpi (dot per inch). Maksudnya adalah banyaknya jumlah
titikdalam luas area 1 inci. Semakin tinggi resolusinya maka akan semakin
baguscetakan yang dihasilkan. Sebaliknya, jika resolusinya rendah maka hasil
cetakan akan buruk / tidak bagus dan juga ukuranya relatif lebih kecil daripada
sebuah plotter.
Jadi
keduanya sama-sama Sebuah perangkat keras yang dapat mencetak gambar pada media
tertentu berdasarkan perintah dari komputer. Namun Plotter berbeda dari printer
mereka menggambar garis menggunakan pena. Akibatnya, mereka dapat menghasilkan
garis yang berkelanjutan, sedangkan printer hanya dapat mensimulasikan garis
dengan mencetak serangkaian titik-titik yang berdekatan.
2.14
Cutter
Sebuah
tanda vinyl cutter (kadang-kadang dikenal sebagai plotter pemotongan digunakan
oleh poster profesional dan pembuatan tanda billboard bisnis untuk menghasilkan
tahan cuaca tanda, poster, dan baliho menggunakan self-perekat berwarna). Film
vinil yang memiliki bahan kertas backing removable . Vinil juga dapat
diterapkan untuk badan mobil dan jendela untuk besar, perusahaan periklanan
yang cerah dan transoms perahu layar. Sebuah proses yang sama digunakan untuk
memotong vinyl berwarna untuk jendela otomotif.
Warna
yang tersedia umumnya hanya dibatasi oleh koleksi vinyl di tangan. Untuk
mencegah kusut material, disimpan dalam gulungan. Ukuran vinyl khas gulungan
yang 24-inci, 36-inci dan 48-inci lebar.
Umumnya
perangkat keras identik dengan plotter tradisional kecuali bahwa tinta pena
digantikan oleh pisau yang sangat tajam yang digunakan untuk memotong setiap
bentuk, dan plotter mungkin memiliki kontrol tekanan untuk menyesuaikan
seberapa keras pisau menekan ke dalam film vinil , memungkinkan desain
sepenuhnya atau sebagian dipotong.
Umumnya
lebih disukai bahwa hanya permukaan atas dengan vinil yang dipotong, namun
permukaan dukungan tidak sepenuhnya memotong. Benar-benar potongan longgar
dipotong dari bahan backing mungkin akan jatuh dan selai feed plotter gulungan
atau cutterhead tersebut.
Pisau
vinil biasanya berbentuk seperti pena plotter dan sudah terpasang pada
bola-bantalan sehingga ujung pisau berputar ke arah wajah yang benar sebagai
kepala plotter bergerak.
Pemotong
tanda terutama digunakan untuk menghasilkan satu warna seni garis . Beberapa
warna dapat dipotong secara terpisah dan kemudian dilapis, tetapi prosesnya
cepat menjadi rumit selama lebih dari dua warna.
Sign
memotong plotters yang menurun dalam beberapa aplikasi, seperti umumnya
billboard desain, di mana format lebar printer inkjet yang menggunakan pelarut
berbasis tinta yang digunakan untuk mencetak langsung ke berbagai bahan.
Komplotan pemotongan sering diandalkan untuk presisi pemotongan grafis yang
dihasilkan oleh format lebar printer inkjet, namun - misalnya untuk
menghasilkan grafis jendela atau mobil, atau stiker berbentuk.
Hal
ini menjadi lebih umum untuk besar-format lebar-carriage printer inkjet yang
akan digunakan untuk mencetak ke heat-shrink terpal plastik, yang kemudian
diterapkan pada permukaan kendaraan dengan perekat dan menyusut agar sesuai
menggunakan senapan panas, yang dikenal sebagai pembungkus kendaraan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar